Site Loader
Rock Street, San Francisco

Pada tahun 2008, perekonomian di Eropa melambat
disebabkan permasalahan yang  terjadi di
Amerika Serikat kemudian menyebar secara luas ke pasar global. Hal tersebut
terjadi karena sebuah bank di Amerika Serikat yang  berniat untuk membantu melunasi hutang kartu
kredit dan sebagainya, seiring berjalannya waktu lembaga keuangan yang membantu
untuk melunasi hutang-hutang tersebut bangkrut karena kehilangan likuiditas
yang dimilikinya. Sehingga perusahaan-perusahaan tersebut juga terkena imbasnya
karena tidak dapat membayar hutang hutang yang dimilikinya yang jatuh tempo
dalam waktu yang bersamaan. Hal yang paling bertanggung jawab terhadap
permasalahan disini adalah derivatif. Beberapa perusahaan finansial membuat
produk derivatif yang berupa Collateralized Debt Obligations (CDO) dan credit
default swap (CDS) yang berisiko tinggi namun menarik. Produk derivatif banyak
menarik beberapa lembaga keuangan untuk membelinya. Namun, apabila perusahaan
finansial yang menyediakan kredit mengalami kebangkrutan maka mengakibatkan
perusahaan derivatif yang menjual produk derivatif tersebut terancam bangkrut
dan memberi kerugian pada pemegang asset tersebut.

Masalah selanjutnya adalah bursa saham yang ada di
Amerika Serikat bangkrut dikarenakan banyak nya perusahaan yang bangkrut
tersebut. Hal tersebut juga berdampak kepada Jerman, karena Jerman sempat
mengambil alih bank perkreditan besar di Amerika Serikat. Saat itu, dampak
krisis keuangan di Amerika Serikat mulai terasa di Jerman. Kemudian krisis keuangan
tersebut juga menyebabkan menurunnya 
daya beli masyarakat Amerika Serikat, sehingga penurun tersebut membuat
volume impor menurun secara drastis dan secara otomatis berdampak juga terhadap
menurunnya ekspor dari negara negara produsen dari berbagai produk yang selama
ini dibutuhkan oleh Industri yang ada di Amerika Serikat. Hal tersebut juga
sangat berdampak kepada semua negara pengekspor di seluruh dunia yang
mengandalkan ekspornya kepada Amerika Serikat karena volume ekonomi Amerika
Serikat tersebut sangatlah besar. Sebenarnya terjadi beberapa penyebab mengapa
Amerika Serikat mengalami krisis, yaitu karena banyak nya hutang yang menumpuk,
pengurangan pajak korporasi yang menyebabkan pendapatan negara juga berkurang,
kerugian yang diakibat oleh surat berharga property, dan adanya keputusan suku
bunga yang menjadi murah sehingga timbul adanya spekulasi yang berlebihan.
Seiring berjalannya waktu, krisis ekonomi yang ada di Amerika Serikat tersebut
berdampak kepada seluruh perekonomian Global, karena perekonomian di dunia ini
saling terhubung satu sama lain, sehingga apabila ada suatu negara yang
megalami krisis ekonomi terutama dari negara besar maka akan sangat berpengaruh
pada negara lain juga.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Dampak yang paling signifikan yang terjadi di
Indonesia adalah banyaknya investor asing yang menarik dananya dari Indonesia,
sehingga dana tersebut yang tadinya digunakan untuk pembangunan ekonomi maka
terpaksa harus dibatalkan. Dampak lainnya adalah semakin banyaknya pengangguran
di Indonesia yang membuat pendapatan perkapita Indonesia juga semakin berkurang
dan kemiskinan semakin meningkat.Namun dengan adanya dampak tersebut,
pemerintah tidak tinggal diam dan melakukan beberapa usaha diantaranya adalah
pemerintah lebih focus ke pembangunan domestik, membatalkan rencana pemberlakuan
pajak terhadap produk pertanian Indonesia dan pemerintah lebih serius untuk
mengelola resiko ekonomi dan fiskal juga berfokus pada UMKM dan kewirausahaan

 

·        
Tahun 2011

Kasus yang terjadi pada tahun 2011 dipicu oleh
beberapa negara di eropa yaitu Portugal, Irlandia dan Yunani yang mengalami
deficit anggaran pemerintahannya dan secara bersmaan diikuti juga dengan
peningkatan rasio hutang per PDB yang memberi dampa pada penurunan kemampuan
dalam pembiayaan defisit. Defisit tersebut secara langsung menyebabkan
perlambatan hingga penurunan perekonomian pada negara yang berada di kawasan
Eropa. Banyaknya hutang yang tidak efisien membuat negara di kawasan Eropa
terkena dampak yang semakin luas. Mengakibatkan pelemahan terhadap ketahanan
ekonomi negaea di kawasan Eropa dan menyebabkan semakin berkurangnya kesempatan
kerja warga di kawasan Eropa. Berdasarkan data yang ada,diketahui bahwa terjadi
peningkatan defisit yang sangat signifikan di kawasan Eropa yang menjadikan
potensi terjadinya krisis finansial. Hal tersebut juga erat kaitannya dengan
krisis yang terjadi pada Amerika Serikat tahun 2008 yang lalu yang memberikan
dampak yang sangat kuat pada perbankan di kawasan Eropa. Jika Eropa gagal
mengatasi krisis utang yang dimilikinya maka akan sangat berdampak pada
proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada saat itu. Disamping itu juga, bebasnya
arus investasi akan membuat terjadinya kurangnya pantauan masukya arus modal,
sehingga menyebabkan terjadinya inflasi dengan cepat atau lambat.

Dampak krisis Eropa tersebut terhadap Indonesia adalah
terjadinya shock eksternal yang memberikan implikasi secara signifikan dalam
kondisi social dan ekonomi di Indonesia. Beberapa hal yang terjadi adalah
transmisi moneter dan keuangan yang disebabkan oleh suku bunga, nilai tukar mata
uang atau valuta asing, kredit dan keuntungan dari surat utang pemerintah.
Selanjutnya adalah transmisi fiskal yang diimplikasikan terhadap peningkata
signifikan terhadap utang luar negeri dan yang terakhir adalah permasalahan
terhadapa gejolak impor dan ekspor. Hal-hal tersebut adalah hal yang sangat
signifikan terhadap pereknomian domestik. Apabila ada salah satu aspek yang
terpengaruh terhadap kondisi di Eropa, maka akan mengganggu stabilitas
perekonomian di Indonesia. Bila diperhatikan, dampak dari krisis ekonomi di
Eropa ini sangat berpengaruh pada sector riil Indonesia dimana volume ekspor
dan impor yang menurun, investasi yang berkurang dan juga terjadi lemahnya
pendapatan masyarakat Indonesia, juga memicu terjadinya inflasi mata uang
rupiah. Krisis ekonomi yang tak terkendali dapat menyebabkan tingkat
kesejahteraan masyarakat semakin menurun.

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Eunice!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out